Kembali ke blog
Tabel Ringkasan

Otot-Otot Lidah – Tabel Ringkasan Intrinsik & Ekstrinsik

DDr. Rajith Eranga
8 menit baca
Otot-Otot Lidah – Tabel Ringkasan Intrinsik & Ekstrinsik

Gambaran Umum

Lidah mengandung otot intrinsik dan ekstrinsik yang bekerja sama untuk mengontrol bentuk, posisi, artikulasi, menelan, dan perlindungan saluran napas. Semua otot intrinsik dan sebagian besar otot ekstrinsik disuplai oleh saraf hipoglosus (CN XII), dengan satu pengecualian penting: palatoglosus, yang dipersarafi oleh saraf vagus (CN X). Ringkasan bernilai tinggi ini mencakup asal, insersi, aksi, dan persarafan untuk setiap kelompok otot.

Untuk orientasi regional, lihat anatomi lidah dan saraf hipoglosus.

Otot Intrinsik Lidah

Otot intrinsik mengubah bentuk lidah. Mereka sepenuhnya terkandung dalam lidah dan tidak memiliki perlekatan tulang.

Ringkasan Otot Intrinsik

OtotOrientasiAksiPersarafan
Longitudinal SuperiorBerjalan sepanjang dorsum dari pangkal ke apeksMenggulung lidah ke atas; memendekkan lidahSaraf hipoglosus (CN XII)
Longitudinal InferiorBerjalan sepanjang bagian bawah dari akar ke apeksMenggulung lidah ke bawah; memendekkan lidahSaraf hipoglosus (CN XII)
TransversusBerjalan dari septum median ke tepi lateralMenyempitkan dan memanjangkan lidahSaraf hipoglosus (CN XII)
VertikalBerjalan dari permukaan dorsal ke ventralMeratakan dan melebarkan lidahSaraf hipoglosus (CN XII)

Otot Ekstrinsik Lidah

Otot ekstrinsik memposisikan lidah dengan menghubungkannya ke tulang dan jaringan lunak di sekitarnya. Mereka menggerakkan lidah ke atas, ke bawah, ke depan, dan ke belakang.

Ringkasan Otot Ekstrinsik

OtotAsalInsersiAksiPersarafan
GenioglosusSpina mentalis superior (mandibula)Dorsum lidah; badan hioidMenjulurkan lidah; menekan bagian tengah; mencegah kolaps lidahSaraf hipoglosus (CN XII)
HioglosusBadan dan tanduk besar hioidSisi lidahMenekan dan menarik kembali lidahSaraf hipoglosus (CN XII)
StiloglosusProsesus stiloid (tulang temporal)Sisi lidahMenarik kembali dan mengangkat lidah; penting dalam menelanSaraf hipoglosus (CN XII)
PalatoglosusAponenrosis palatinaSisi lidahMengangkat lidah posterior; menutup ismus orofaringealSaraf vagus (CN X) melalui pleksus faringeal

Ringkasan Persarafan

Wilayah / Kelompok OtotSarafCatatan
Otot intrinsikSaraf hipoglosus (CN XII)Semua otot intrinsik berbagi suplai motorik yang sama.
Otot ekstrinsik (kecuali satu)Saraf hipoglosus (CN XII)Genioglosus, hioglosus, stiloglosus.
PalatoglosusSaraf vagus (CN X)Satu-satunya otot lidah yang tidak disuplai oleh CN XII.

Ringkasan Fungsional

  • Protrusi: Genioglosus (utama).
  • Retraksi: Stiloglosus + hioglosus.
  • Elevasi: Stiloglosus; palatoglosus (lidah posterior).
  • Depresi: Hioglosus; genioglosus (bagian tengah).
  • Perubahan bentuk: Semua otot intrinsik.

Korelasi Klinis

Memahami persarafan otot lidah sangat penting dalam pemeriksaan neurologis dan evaluasi saluran napas.

  • Lesi saraf hipoglosus: Lidah menyimpang ke sisi lesi saat protrusi karena aksi genioglosus sisi normal yang tidak tertandingi.
  • Lesi CN X: Disfungsi palatoglosus dapat mengganggu elevasi lidah posterior dan penutupan ismus orofaringeal.
  • Relevansi apnea tidur: Kelemahan genioglosus predisposisi kolaps lidah posterior.
  • Disartria dan disfagia: Sering mencerminkan gangguan gabungan otot intrinsik dan ekstrinsik.

Untuk konteks anatomi yang diperluas, tinjau anatomi lidah dan jalur saraf hipoglosus.